Banda Aceh,medialatahzan.id – Asisten Intelijen Kajati Aceh Ahmad Nuril Alam, S.H., M.H. mengatakan, wartawan tergabung dalam Forum Komunikasi Wartawan Kejaksaan Agung,( FORWAKA) lembaga resmi yang dibentuk pimpinan pusat, Provinsi sampai kabupaten/ kota menjadi mitra strategis bagi Kejaksaan Tinggi dan jajaran.
” Karena tanpa media, tanpa pers kami juga tidak maksimal. Hari ini publikasi positif itu diperlukan. Wujud kolaborasi kita menjadi sangat penting kiranya dikembangkan”.
Hal ini diungkapkan Asisten Intelijen Kajati Aceh, Ahmad Nuril Alam, S.H., M.H. jum’at (14/11/2025) di lantai II Kantor Kejaksaan Tinggi Aceh di Banda Aceh dalam acara silaturrahmi dengan puluhan wartawan FORWAKA Provinsi Aceh tepat hari ke tiga bertugas, usai dilantik sebagai Asintel pada Selasa lalu.

Ahmad Nuril Alam, S.H., M.H turut didampingi KASI Penerangan Hukum ( Penkum) Kejati Aceh Alirasab, SH, Ketua FORWAKAB Provinsi Aceh, Firdaus Hasan dan Ketua PWI Cabang Aceh, diwakili M Saman.
Tambah Nuril Alam, ” Intinya saya mohon dukungan, support dan bantuan dari teman-teman wartawan terus menggelorakan semangat-semangat publikasi untuk lembaga kami yang tercinta, karena kami tidak hanya bicara intelijen, bicara seluruh kegiatan lembaga ini, baik dikejati maupun kejaksaan negeri. Kalau informasi yang baik-baik yang aneh-aneh ngomong ke kami”, ujarnya berharap FORWAKA dapat jadi jembatan antara Kejaksaan dan publik untuk menyebarkan informasi mengenai kinerja dan kegiatan penegakan hukum.
FORWAKA Provinsi, forum wartawan yang meliput dan menjalin komunikasi dengan Kejaksaan Tinggi di masing-masing provinsi. Begitu juga di Aceh. Bertugas meliputi menjalin sinergi, meliput kinerja Kejaksaan, dan menyampaikan informasi kepada publik.
M Saman mewakili Ketua Persatuan Wartawan Indonesia ( PWI) Cabang Aceh, menanggapi harapan Asisten Intelijen Kejati menegaskan wartawan di Aceh siap bersinegi, berkolaborasi dan mendukung publikasi kegiatan-kegiatan kejaksaan Tinggi Acej sesuai tugas dan fungsi sebagai menyebarkan informasi, menghibur dan mendidik, serta melakukan kontrol sosial.
“Kami siap berkolaborasi, bersinegi dan mendukung program penerintah, termasuk Kejati Aceh, mari kita terus tingkatkan silaturrahmi kerja sama yang baik antara kita”, ujarnya mantap.
Baju Kaos FORWAKA
Dihadapan puluhan wartawan media cetak, elektronik dan media online, Asintel yang buru ini langsung mengintruksikan KASi Penkum, Alirasab untuk membuatkan baju koas FORWAKA. Disambut gembira para wartawan.
” Siap. Teman-teman silakan berikan ukuran bajunya usai acara ini. Kita buatkan kaos FORWAKA Kejati Aceh”, kata Alirasab menindaklanjuti Asintel, yang diiringi tepuk tangan riuah para wartawan pos liputan Kejati Aceh.
Nuril Alam mengajak FORWAKA Aceh ke depan setiap bulan dapat bertemu rutin dengan kegiatan positif , seperti olahraga bersama, Dan lagi didukung adanya fasilitas lapangan Badminton, Pingppong, dan Volly. yang teredia di lingkungan Kejati Aceh.
Hal yang sama ia juga buat kaos FORWAKA saat bertugas di Probolinggo. Dimana pun sudah bertugas selalu dekat dengan wartawan karena ketika mahasiswa juga menjadi wartawan kampus dan sering menulis feature, sebut Nuril Alam.
Kembali Lagi ke Aceh
Nuril Alam mengaku senang bisa kembali ke Aceh, karena Allah memanggilnya kembali datang setelah sebelumnya tahun 2010 ia ke Aceh dan shalat di Mesjid Raya Baiturrahman Banda Aceh. Ia ke Aceh sebagai aktivis saat masih mahasiswa, kini ia kembali ke tanah Serambi Mekkah.
” Awalnya saya mau umroh Desember ini ke Mekkah. Nggak dapat Mekkah serambinya dapat. Alhamdulillah “, ujarnya berguyon.
Begitupun, hari ini hari istimewa bagi saya baru dilantik hari Selasa, sehari setelah hari pahlawan, harapan saya kita bisa meneladani semangat kepahlawanan di Aceh, ia berharap.(Kas)






