PUPR Aceh Seperti Tutup Mata Terhadap Jalan Isaq-Jagung dan Jalan Jagung-Takengon

  • Bagikan

Aceh Tengah,medialatahzan.id- Warga masyarakat Takengon minta perhatian Pemerintah Provinsi Aceh Khususnya Bapak Gubernur Aceh H.Muzakir Manaf Agar Segera Memerintahkan Dinas PUPR turun langsung ke Aceh tengah melihat langsung kondisi jalan yang seharusnya menjadi wewenang PUPR Aceh untuk memperbaiki ruas  jalan yang sudah rusak berat.

Harapan itu diungkapkan,Sudarso(42) salah  seorang warga masyarakat yang melintasi jalan tersebut mengatakan kepada awak media Sabtu 19 Januari 2026.

” Dinas PUPR Aceh dinilai tidak adil dalam pembangunan jalan di Aceh Tengah, pilih kasih. Sementara jalan yang di gunakan oleh Masyarakat untuk beraktivitas dan pengunjung yang datang dari luar kota,sebelum jalan tersebut memakan korban lebih banyak lagi.’Ujarnya

Lanjut Sudarso,Salah satu jalan yang kurang di perhatikan yaitu jalan Lintasan Isaq-Jagung dan jalan Jagung-Takengon kabupaten Aceh Tengah yang kini sudah banyak memakan korban. Jalan tersebut rusak parah sejak beberapa tahun kebelakang sampai dengan sekarang belum Ada perbaikan dari pemerintah Aceh.

” Bek lah pilih kasih terhadap wilayah kamoe,khususnya wilayah kabupaten Aceh Tengoh,Aceh Tengoh Pih bangsa droe cit,bangsa Aceh.na tingat Wate masa penjajah Belanda jameun yang di pegah “Radio Rimba Raya” ??? Wate di peugah nyan posisi radio rimba raya di Banda Aceh peu di wilyah Aceh Tengah ( janganlah pilih kasih kabupaten kami,khususnya wilayah Aceh Tengah.Aceh tengah pun suku Aceh juga. Apa masih teringat yang dibilang “Radio Rimba Raya ” ?? Waktu dibilang itu posisi Radio Rimba Raya di daerah mana ?? Apa radio rimba raya di possinya di Banda Aceh atau radio rimba raya itu di wilayah Aceh Tengah.” Kata Sudarso menyampaikan rasa kekecewaan terhadap Pemerintah Aceh Khususnya Dinas PUPR Aceh.

Kepada Pemerintah Aceh Khusunya Bapak Gubernur Aceh H.Muzakir Manaf ( Mualem) Agar Segera Memerintahkan Kadis PUPR Provinsi Aceh Mawardi turun ke Aceh tengah untuk langsung melihat kondisi jalan yang seharusnya menjadi wewenang PUPR Aceh.

Ia berharap tidak ada Pihak memihak terhadap pembangunan Di Aceh dan jangan ada tebang pilih khusus nya untuk Pembangunan negeri di atas awan dan penghasil Kopi terbaik di dunia.tutup Sudarso

Upaya tetap dilakukan awak media Hingga s
Sabtu sore 24 Januari, pukul 15.32. wib menghubungi kadis pup propinsi Aceh ,walaupun di hubungi berdering dan di Whattsup Conteng dua ,tapi tetap tidak di respon . ( Wen )

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *