Resmikan 5 Sumur Gali di Gampong Alue Bayeu Utang Bireuen, KSPA Sorot Kehancuran Ekonomi

  • Bagikan

BIREUEN,medialatahzan.id-Koordinator Komunitas Sahabat Peduli Aceh (KSPA), Azwar Umri, meresmikan lima unit sumur gali milik warga di Gampong Alue Bayeu Utang, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, Sabtu (21/2/2026).

Kegiatan peresmian ini merupakan lanjutan dari program penyediaan air bersih KSPA, setelah sebelumnya meresmikan sumur bor di wilayah Pidie Jaya.

Dalam rilis yang diterima media ini, Azwar Umri menegaskan bahwa persoalan air bersih masih menjadi kebutuhan paling mendasar bagi masyarakat di wilayah terdampak banjir.

“Air bersih adalah persoalan utama yang harus segera ditangani di semua daerah yang terdampak. Tanpa akses air yang layak, pemulihan kehidupan masyarakat akan sangat terhambat,” ujar Azwar.

Selain persoalan air bersih, KSPA juga menyoroti dampak serius banjir terhadap perekonomian warga setempat. Menurut Azwar, kehancuran tambak-tambak rakyat di Gampong Alue Bayeu Utang telah menyebabkan ratusan kepala keluarga kehilangan mata pencaharian.

“Kondisi ekonomi masyarakat saat ini sangat memprihatinkan. Tambak-tambak rakyat di gampong ini hancur total. Pemerintah harus segera turun tangan untuk merehabilitasi tambak masyarakat, melalui normalisasi saluran, perbaikan tanggul, serta program pemulihan lainnya agar warga bisa kembali bekerja,” tegasnya.

Sementara itu, Keuchik Gampong Alue Bayeu Utang, Zulfakri, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas inisiatif serta bantuan pembangunan lima unit sumur gali yang dilakukan KSPA.

“Kami sangat berterima kasih atas kepedulian KSPA. Bantuan sumur gali ini sangat bermanfaat bagi masyarakat kami. Kami juga berharap ke depan ada program-program lain yang bisa dibawa ke gampong ini,” ujarnya.

Azwar Umri menambahkan, KSPA berkomitmen untuk terus hadir membantu masyarakat yang terdampak bencana banjir di berbagai wilayah Aceh. Dalam waktu dekat, KSPA juga akan melaksanakan program kemanusiaan di Beutong Ateuh, dengan menggandeng Komunitas Putroe Bangsawan Aceh yang dipimpin oleh Cut Sawardi.

“Kami akan terus berupaya berbuat semaksimal mungkin untuk masyarakat yang sedang mengalami musibah, dengan memperluas kolaborasi bersama berbagai komunitas di Aceh seperti Komunitas TIQA Yayasan Taman Istiqomah Atjeh,” tutup Azwar.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *