Strategi Parfum Aermi Bertahan Saat Ekonomi Melambat

  • Bagikan
Miftah Armia

Banda Aceh, medialatahazan id –  – Saat ini bisnis parfum lokal sedang hits dan berkembang pesat, sehingga tidak heran banyak pengusaha tertarik ikut bersaing di bisnis ini.

Seperti Founder Parfum Aermi, Miftah Armia yang baru saja merilis produk parfumnya tahun 2025. Namun dengan kondisi ekonomi yang sedang melambat saat ini, seperti apa strateginya untuk menghadapi pasar ?

Miftah tidak menampik bahwa tantangan yang dihadapinya membuat ia harus melakukan sejumlah langkah strategis, agar pemasaran Parfum Aermi bisa bertahan di tengah gempuran berbagai brand lokal. Ditambah lagi, kondisi ekonomi yang melemah menjadi tantangan tersendiri baginya.

“Tantangan saat ini dengan kondisi ekonomi yang sedang melambat, perputaran uang khususnya di daerah ini agak sedikit menurun bahkan ada yang bilang banyak menurunnya. Pertama yang bisa kita lakukan, perkecil cost sebisa mungkin terutama biaya marketing. Karena dalam dunia bisnis, biaya terbesar adalah biaya marketing, ” ujarnya pada Sabtu malam (11/10) di Banda Aceh.

Ditambahkannya, pemasaran Parfum Aermi dilakukan dengan memanfaatkan media sosial. Bisa dilihat semua owner turun tangan sendiri untuk melakukan promosi produknya, sehingga tidak memakai lagi jasa endorsment, influencer dan artis.

“Sekarang para owner melakukan personal branding untuk mengenalkan produknya. Dengan begitu orang lain akan tahu bisnis dari owner-nya langsung dan akan lebih senang membeli karena tahu owner-nya siapa, ” papar Miftah yang juga Founder Skincare Joar.

Menurutnya bisnis parfum lokal memiliki potensi pasar yang baik saat ini, sehingga dia tidak ragu untuk mencoba ikut terjun meramaikan pasar parfum lokal. Dulu parfum brand internasional yang kerap ditemui di pasar, kini pilihan semakin banyak dengan hadirnya parfum lokal, lanjutnya.

“Parfum Aermi hadir dengan sejumlah keunggulan yang kita tawarkan untuk pecinta parfum lokal Indonesia. Aromanya jarang didapat di pasaran, diracik seperti parfum branded. Dari pengemasan, botol dan spray kita kasih pengalaman seperti memiliki parfum yang kelihatan mewah tapi harga terjangkau, ” ucapnya

“Harapannya kepada pemerintah baik walikota dan gubernur Aceh bisa melakukan kolaborasi dengan tetap mendukung produk lokal. Agar produk UMKM lokal bisa terus tumbuh, dan bisa go nasional dan go internasional, ” demikian tutupnya.

Red

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *