Menteri Wihaji Tinjau SPPG Pulonas 02 Aceh Tenggara, Pastikan Layanan Gizi Optimal

  • Bagikan

Aceh Tenggara, medialatahzan.id- Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN RI, Dr. Wihaji, didampingi Bupati Aceh Tenggara Salim Fakhry, meninjau operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pulonas 02 di Kecamatan Babussalam, Rabu (3/6).

Peninjauan dilakukan untuk memastikan program pemenuhan gizi bagi peserta didik serta kelompok sasaran Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan sesuai standar. Menteri Wihaji meninjau proses pengolahan makanan, penerapan kebersihan, hingga distribusi makanan kepada penerima manfaat.

SPPG Pulonas 02 melayani 2.316 porsi makanan bergizi setiap hari untuk peserta didik, serta 463 porsi bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan bawah dua tahun (baduta). Operasional dapur didukung 47 tenaga kerja yang bertugas enam hari dalam sepekan.

Distribusi makanan bagi kelompok MBG 3B dilakukan melalui Posyandu Batu Bulan sebagai salah satu titik penyaluran bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

Wihaji menegaskan SPPG menjadi instrumen penting dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak dini melalui penyediaan makanan bergizi yang aman dan berkualitas.

“Saya diamanahkan Presiden untuk memastikan MBG diterima masyarakat, khususnya ibu hamil, ibu menyusui, dan baduta. Melalui layanan gizi yang baik, kita mendukung tumbuh kembang anak sekaligus mempercepat pencegahan stunting,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pihak untuk memastikan program berjalan berkelanjutan dan berdampak luas.

“Keberhasilan program ini membutuhkan dukungan pemerintah daerah, tenaga pelaksana, tenaga kesehatan, dan masyarakat. Dengan kerja bersama, kita dapat mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan produktif,” katanya.

Bupati Aceh Tenggara Salim Fakhry menyatakan pemerintah daerah siap memperkuat sinergi dalam peningkatan layanan gizi dan percepatan penurunan stunting.

Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan program pemenuhan gizi berjalan efektif hingga tingkat daerah, sekaligus memperkuat pembangunan keluarga dan peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.rel.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *