Lhokseumawe,medialatahzan.id— Kemendukbangga/BKKBN Aceh bersama Islamic Relief meninjau pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat kurang mampu dan keluarga berisiko stunting di Kota Lhokseumawe, Kamis (21/5).
Sebanyak 50 unit rumah bantuan telah selesai dibangun dan dihuni warga. Dari jumlah tersebut, 18 unit diperuntukkan bagi keluarga berisiko stunting di Kecamatan Blang Mangat, Muara Satu, dan Muara Dua. Program hasil kolaborasi Islamic Relief dan Baitulmal Lhokseumawe ini akan dilanjutkan pada tahap II dengan tambahan 20 unit rumah, sehingga total mencapai 70 unit.
Peninjauan dilakukan Sekretaris Tim Pengendali GENTING Aceh, Jopi D. Saputra, bersama Community Mobilizer Islamic Relief, Munawir, dan Penyuluh KB Kota Lhokseumawe.
BKKBN Aceh mengapresiasi dukungan Islamic Relief dan Baitulmal Lhokseumawe dalam penyediaan rumah layak sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting.
“Rumah layak dan sehat menjadi faktor penting dalam mendukung tumbuh kembang anak serta meningkatkan kualitas hidup keluarga,” ujar Jopi.
Koordinator Area Islamic Relief Aceh, Yusrizal, menegaskan komitmen pihaknya untuk terus membantu masyarakat kurang mampu melalui dukungan donatur dan sinergi dengan pemerintah daerah.
Salah satu penerima bantuan, Suryanti, mengaku bersyukur atas rumah yang diterimanya.
“Sekarang anak kami bisa tumbuh di rumah yang lebih nyaman dan sehat. Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu,” ujarnya.
Rumah bantuan berdesain tahan gempa tersebut diharapkan menjadi langkah strategis dalam mendukung percepatan penurunan stunting di Aceh.rel.











