Medialatahzan.id – Upaya pemulihan konektivitas pascabencana di Aceh Tenggara menunjukkan progres signifikan. Kementerian Pekerjaan Umum melalui BPJN Aceh – Ditjen Bina Marga terus mengebut pembangunan dua jembatan vital, Jembatan Pantai Dona dan Jembatan Lawe Penanggalan.
Berdasarkan update terbaru BPJN Aceh per Minggu, 18 Oktober 2026, progres kedua jembatan terus merangkak naik.
### 1. Jembatan Pantai Dona: Progres 61,31%
Jembatan yang terletak di Kecamatan Semadam ini menjadi yang paling siap. Progres penanganannya sudah mencapai *61,31%*.
Saat ini pekerjaan fokus pada *pemasangan Jembatan B40*. Dari foto udara yang dibagikan BPJN Aceh, rangka baja merah-putih ikonik sudah berdiri kokoh di atas abutmen. Jembatan ini dikerjakan oleh PT Adhi Karya dengan dukungan Danantara Indonesia.
Jika selesai, Jembatan Pantai Dona akan kembali menjadi urat nadi utama masyarakat Semadam yang sempat terisolir akibat banjir bandang lalu.
### 2. Jembatan Lawe Penanggalan: Progres 39,71%
Sementara itu, Jembatan Lawe Penanggalan yang kondisinya sempat rusak parah tertimbun material batu dan kayu besar juga terus dikerjakan. Progresnya mencapai *39,71%*.
Pekerjaannya lebih kompleks, meliputi:
– Pembongkaran jembatan lama yang rusak
– Pembangunan jembatan baru
– Proteksi tebing sungai dengan bronjong untuk menahan gerusan banjir susulan
Dari pantauan udara, alat berat ekskavator masih bekerja membangun proteksi tebing di bawah jembatan sementara arus sungai masih cukup deras.
Dua jembatan ini merupakan bagian dari paket percepatan penanganan infrastruktur Aceh pasca hidrometeorologi 2025. BPJN Aceh menargetkan keduanya bisa fungsional sebelum akhir tahun untuk memperlancar distribusi logistik dan aktivitas warga.
Konektivitas pulih, ekonomi Aceh Tenggara bangkit.rel.












