BANDA ACEH — M. Nasir Nurdin memastikan kembali mencalonkan diri sebagai Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh periode 2026-2031.
Setelah menuntaskan satu periode kepemimpinan, Nasir mengaku masih memiliki sejumlah agenda yang ingin dilanjutkan di organisasi tersebut.
Nasir mengatakan keputusan kembali maju bukan semata untuk mempertahankan jabatan. Ia menyebut pencalonannya berkaitan dengan keinginan untuk terus memberikan ruang dan wadah bagi wartawan yang tergabung dalam PWI Aceh.
Menurutnya, perjalanan panjang sebagai jurnalis menjadi salah satu alasan untuk tetap berkontribusi melalui organisasi profesi. Pengalaman tersebut, kata Nasir, tidak hanya berkaitan dengan aktivitas jurnalistik, tetapi juga peran pers dalam mengawal berbagai perkembangan di Aceh dan Indonesia.
Ia menggambarkan perjalanan di dunia jurnalistik sebagai proses yang penuh pengalaman dan tantangan. Pers, menurutnya, memiliki posisi penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat sekaligus menjalankan fungsi kontrol sosial.
Setelah menyelesaikan masa kepemimpinan selama lima tahun, Nasir mengaku masih memiliki sejumlah pekerjaan yang belum tuntas.
Karena itu, satu periode kepemimpinan dinilainya belum cukup untuk merealisasikan seluruh visi dan misi yang telah dibangun selama memimpin PWI Aceh.
Selama lima tahun terakhir, berbagai persoalan yang dihadapi wartawan Aceh juga menjadi bagian dari perjalanan organisasi. Di antaranya persoalan pencemaran nama baik terhadap wartawan, intimidasi terhadap jurnalis hingga persoalan yang berkaitan dengan perlindungan profesi.
Di sisi lain, PWI Aceh pada periode kepemimpinannya menjalankan sejumlah agenda peningkatan kapasitas wartawan. Salah satunya melalui pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) bagi insan pers di Aceh.
Nasir menilai pengalaman tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan organisasi. Namun, ia merasa masih ada ruang pengabdian yang ingin dilanjutkan.
Keputusan untuk kembali maju juga didasari keinginannya mencurahkan pengalaman dan kemampuan yang dimiliki bagi perkembangan PWI Aceh.
Ia berharap PWI tetap menjadi tempat berhimpun dan berproses bagi wartawan dalam menghadapi berbagai tantangan profesi.
Dengan keputusan tersebut, Nasir akan mengikuti tahapan pencalonan Ketua PWI Aceh dalam Konferensi Provinsi (Konferprov) XIII PWI Aceh.
Ia akan kembali mengikuti proses organisasi untuk memperebutkan kepemimpinan PWI Aceh periode 2026-2031.
Nasir mengatakan dirinya ingin melanjutkan visi dan misi yang telah dijalankan pada periode sebelumnya. Baginya, pengalaman lima tahun terakhir menjadi modal untuk memahami persoalan wartawan sekaligus menentukan langkah organisasi ke depan.rel.












